January 8, 2026

Weekly Indonesia News

All About Indonesian News

Indonesia mengincar ekspor beras setelah mencapai swasembada

Indonesia mengincar ekspor beras setelah mencapai swasembada

Karawang, Jawa Barat (ANTARA) – Indonesia menargetkan ekspor beras pada tahun ini setelah mencapai swasembada dan mengamankan pasokan dalam negeri, kata Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada Rabu, menandai potensi perubahan kebijakan bagi salah satu konsumen beras terbesar di dunia.

“Jika serapan Bulog tahun ini sama dengan penyerapan pada tahun 2025, kita pasti bisa mengekspor beras,” kata Sulaiman, mengacu pada pembelian yang dilakukan Badan Logistik Negara yang mendukung cadangan pangan pemerintah dan stabilitas harga petani.

Ia mengatakan ekspor akan mewakili tonggak bersejarah seiring dengan stabilitas pasokan yang berkelanjutan, panen yang lebih baik, dan peningkatan pengelolaan cadangan pangan strategis seiring dengan terus meningkatnya produksi beras dalam negeri secara nasional.

Cadangan beras pemerintah Indonesia saat ini mencapai 3,2 juta metrik ton, setelah mencapai puncaknya pada empat juta ton pada pertengahan tahun 2025, kata Sulaiman, menggambarkan cadangan tersebut sebagai yang terkuat dalam sejarah negara ini.

Ia membandingkan situasi saat ini dengan tahun 1984, ketika Indonesia mendapat pengakuan dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) meski saat itu stok beras pemerintah hanya sekitar dua juta ton.

Berita terkait: Surplus beras Indonesia berdampak pada ekspor Kamboja: Prabowo

Di luar cadangan negara, konsumsi beras oleh hotel, restoran, dan perusahaan katering juga telah mencapai rekor nasional sebesar 12 juta ton, yang mencerminkan permintaan yang kuat seiring dengan peningkatan produksi, tambah menteri.

Sulaiman memuji arah kebijakan dan koordinasi antar kementerian yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto yang memungkinkan Indonesia beralih dari swasembada menuju ambisi menjadi eksportir beras.

Berbicara di acara yang sama, Prabowo mengatakan tujuan Indonesia bukanlah swasembada sementara, melainkan kemampuan memenuhi kebutuhan pangan dalam negeri secara konsisten setiap tahun melalui sistem pertanian dan logistik yang lebih kuat.

Presiden mengatakan swasembada pangan yang berkelanjutan akan menunjukkan kemampuan Indonesia untuk mengatasi keraguan yang sudah lama ada mengenai ketahanan pangan, terutama dari para kritikus yang dianggapnya sinis.

“Hari ini saya optimis dan percaya diri,” kata Prabowo saat acara panen raya di Karawang, Jawa Barat. “Meskipun banyak yang mengatakan Indonesia tidak dapat mencapai swasembada pangan, hari ini kami membuktikan bahwa kami mampu.”

Berita terkait: Prabowo di PBB: Indonesia kini swasembada beras, siap ekspor

Translator: Muhammad Harianto, Resinta Sulistiyandari
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026