June 7, 2026

Weekly Indonesia News

All About Indonesian News

Indonesia Bangun 222 Dapur untuk Program Makan Gratis Prabowo

Indonesia Bangun 222 Dapur untuk Program Makan Gratis Prabowo

TEMPO.CO, Jakarta Kementerian Pekerjaan Umum telah menyelesaikan 222 fasilitas Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berfungsi sebagai dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto di 30 provinsi, kata Menteri Dody Hanggodo.

Menurut dia, jumlah tersebut mencakup gedung SPPG di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Pembangunan sekitar 222 SPPG sudah kita selesaikan. Ada juga yang di kawasan 3T. Jadi, kita koordinasi langsung dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BGN) dan Kementerian Dalam Negeri.

Dijelaskannya, lokasi Dapur Makan Gizi Gratis (MBG) ditentukan berdasarkan koordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sementara Kementerian Pekerjaan Umum bertugas melakukan survei kesiapan lahan dan mempercepat proses konstruksi untuk memenuhi target yang telah ditetapkan.

Dia menyatakan, saat ini proses serah terima aset kepada BGN sedang berlangsung. Sebelum fasilitas tersebut diterima secara resmi, Badan Ketahanan Pangan Nasional (BGN) kemungkinan akan melakukan inspeksi terhadap setiap fasilitas SPPG untuk memastikan siap digunakan.

“Saat ini kami sedang dalam proses serah terima dengan BGN. Kemungkinan BGN akan meninjau masing-masing fasilitas secara individual. Tapi secara keseluruhan, semuanya sudah lengkap,” ujarnya.

Lebih lanjut Dody mengungkapkan, pihaknya berencana dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan pimpinan baru BGN untuk memastikan pemanfaatan dan pengoperasian seluruh SPPG secara optimal.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan pangan bergizi bagi masyarakat, termasuk di wilayah yang saat ini memiliki keterbatasan akses.

Pembangunan SPPG di Daerah 3T (Daerah Tertinggal dan Terpencil) meliputi dua SPPG di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini dan PLBN Motamasin di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk memenuhi kebutuhan mendesak akan layanan gizi, termasuk di daerah perbatasan.

SPPG di PLBN Wini dibangun di atas tanah seluas 1.408,63 m² di Kabupaten Timor Tengah Utara, sedangkan SPPG di PLBN Motamasin dibangun di atas tanah seluas 1.469,12 m² di Kabupaten Malaka.

SPPG yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum ini dilengkapi dengan dapur utama, tempat cuci peralatan dan bahan makanan, gudang kering dan basah, tempat penyimpanan peralatan, tempat parkir, jaringan air bersih, dan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) untuk menjamin standar kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Selain itu, infrastruktur pendukung seperti ruang panel, tempat pembuangan sampah (TPS), dan fasilitas pendukung lainnya juga tersedia.

Membaca: Prabowo Perkenalkan Tony Robbins di Acara MBG; Siapa Dia?

Klik di sini untuk mendapatkan update berita terkini dari Tempo di Google News